Tragedi KA di Viaduk, Polisi Belum Pastikan Salah Siapa



Surabaya,(BMNNews.com) - Polisi masih melakukan penyidikan terhadap kasus kecelakaan KRD Sidoarjo-Stasiun Pasar Turi versus penonton Surabaya Membara di viaduk Jalan Tugu Pahlawan, kemarin (9/11).

Saat ini, petugas keamanan memeriksa 10 pihak sebagai saksi pada layar tersebut.

Saksi yang saat ini masih dalam ujian adalah Ketua Panitia Surabaya Membara, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.Belum ada hasil atas pemeriksaan tersebut.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak PT KAI Daop 8 Surabaya untuk menghadirkan saksi lain. Termasuk, masinis yang waktu itu bertugas mengoperasikan KRD Sidoarjo-Stasiun Pasar Turi.

"Kami berharap, KAI Daop 8 dapat menghadirkan saksi atau petugas (selain masinis) yang pada saat kejadian, sedang bertugas. Jadi, kita tunggu saja hasilnya," kata Rudi di Balai Kota Surabaya, Sabtu (10/11).

Tak hanya soal penyidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi. Rudi mengatakan, pihaknya juga masih fokus pada penanganan korban. Dia mencatat, tim medis masih melakukan perawatan intensif terhadap 3 korban di RSUD dr. Soetomo, RS PHC Surabaya, dan RSUD dr. Soewandhi.

"Kalau itu (isu ada tambahan korban meninggal) saya belum monitor ya. Tapi yang jelas, 3 korban luka masih dirawat di 3 rumah sakit itu," kata Rudi.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran membenarkan proses pemeriksaan para saksi tersebut. Hingga saat ini, pihaknya belum memeriksa masinis yang waktu itu bertugas mengoperasikan KRD Sidoarjo-Stasiun Pasar Turi.

Untuk itu, Sudamiran menyatakan belum ada pihak yang patut dipersalahkan terhadap kecelakaan maut tersebut. "Masinisnya belum kami mintai keterangan. Baru 10 orang yang kami periksa. Jadi, belum (dapat menyalahkan siapapun)," kata Sudamiran.(HDR/JPC)



Jawapos.com
Tragedi KA di Viaduk, Polisi Belum Pastikan Salah Siapa Tragedi KA di Viaduk, Polisi Belum Pastikan Salah Siapa Reviewed by Editor Basis Media Nasional on November 10, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.