Definition List

Seo Services

Rekapitulasi KPU Hasil PSU 1-3 November



SAMPANG (bmnnews.com) – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Sampang 2018 digelar Sabtu (27/10). Pesta demokrasi tingkat kabupaten ini menjadi sorotan nasional.

Aparat kepolisian, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai dari pusat hingga provinsi turut melakukan pengawasan.

Selama PSU berlangsung, aparat kepolisian yang dipimpin Wakapolda Jatim Brigjen Pol M. Iqbal menyisir tempat pemungutan suara (TPS) yang dinilai rawan.

Pengawas pemilu, pelaksana pemilu, dan Pj bupati Sampang turut mendatangi TPS di Kecamatan Camplong, Kota Sampang, Ketapang, dan Torjun.

Anggota Bawaslu RI Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Mochammad Afifuddin mengatakan, pihaknya mengumpulkan data dari masing-masing TPS. Dari TPS yang didatangi ada DPT yang tidak ditempel.

Melihat hal itu, pihaknya meminta kepada pengawas untuk menempel DPT di TPS.

”Ini sensitif. Tapi kami sudah mengingatkan dan alhamdulillah DPT langsung ditempel. Ini untuk menjaga kualitas proses PSU pilkada di Sampang,” ungakpanya.

Ada beberapa TPS yang lokasinya kurang luas. Penyandang disabilitas susah datang ke TPS tersebut, terutama pengguna kursi roda.

”Ini teknis, tapi diharapkan ada perhatian supaya penyandang disabilitas mudah masuk ke TPS,” jelas Afifuddin.

”Kami menunggu sampai proses penutupan TPS dan penghitungan. Teman-teman Bawaslu di kabupaten dan provinsi langsung melakukan pengawasan. Mulai dari penghitungan hingga rekap,” sambungnya.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol M. Iqbal mengatakan, pihaknya meninjau PSU Pilkada di Sampang sebagai bentuk antisipasi. Pihaknya berkunjung ke TPS menyapa petugas.

”Saya hanya menyapa personel pengamanan TPS. Meyakinkan bahwa semua mekanisme pengamanan berjalan sebagaiman mestinya,” ujar dia.

Mantan Kapolrestabes Surabaya itu melanjutkan, sampai pukul 16.00 tidak ada insiden berarti. Ini bukti bahwa masyarakat Sampang paham tentang pilkada.

Perwira tinggi berpangkat satu bintang itu menambahkan, demokrasi hanya pesta. Sehingga tidak perlu ada perdebatan dengan melakukan gangguan keamanan.

Siapa pun yang terpilih, itulah pilihan hati nurani masyarakat. Pihaknya berharap kondisi di Sampang aman dan kondusif.

”Saya mengapresiasi partisipasi masyarakat. Beberapa TPS cukup mewakili. Saya harap hasilnya terbaik. Yang kalah menerima kekalahan. Yang menang jangan terlalu euforia. Saya akan tetap patroli kualitas kinerja personel Polri dan TNI serta masyarakat yang ada di Sampang,” tandasnya.

Komisioner KPU Sampang Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Pengembangan SDM Mifahur Rozaq mengatakan, sisa formulir C6 belum diketahui. Namun dipastikan ada kelebihan.

Hasil pantauan, partisipasi kehadiran pemilih memang tidak seratus persen. ”Sejauh ini yang kami pantau kehadiran masyarakat 70–80 persen,” ujarnya.

Rozaq menambahkan, kondisi selama PSU berlangsung aman terkendali. Masyarakat diharapkan menunggu hasil rekapitulasi manual secara berjenjang di KPU Sampang.

Pihaknya mengajak masyarakat menjaga kondusivitas. Rekapiltulasi hasil PSU di tingkat kecamatan dimulai 28 Oktober sampai 1 November.

Tingkat kabupaten 1–3 November. ”Nanti akan disampaikan kepada masyarakat hasil perolehan suara dari tiga pasangan calon,” katanya.
(mr/rul/hud/bas/JPR)
Rekapitulasi KPU Hasil PSU 1-3 November Rekapitulasi KPU Hasil PSU 1-3 November Reviewed by Editor Basis Media Nasional on Oktober 31, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.