Anak Dibawah Umur Dimanfaatkan Edarkan Narkoba di Kawasan Kos-kosan Surabaya dengan Upah Rp 25 Ribu

ilustrasi


Basis Media Nasional (BMNNews) - Sebuah rumah kos di Medokan Ayu, Surabaya menjadi basecamp pesta narkoba. Sejumlah narkotika sabu, ganja dan pil double L siap edar ditemukan polisi.

 
Sobirin (20) dan Aldi (19), keduanya warga Kedungasem dan ARM (16) warga Penjaringan ditetapkan tersangka penyalahgunaan narkotika.


Mereka kepergok pesta sabu, namun juga mengaku menjadi kurir peredaran narkotika.


"Peran mereka kurir, termasuk anak dibawah umur itu terlibat peredaran narkoba" kata Kapolsek Rungkut Kompol I Gede Suartika, senin (1/10/2019).


Tersangka mengaku, mengedarkan narkotika tersebut kepada beberapa orang yang dikenalnya di tempat kos-kosan.


Komukasi kemudian dilanjutkan melalui pesan singkat dan dilayani di rumah tersebut.


Satu poket sabu-sabu oleh tersangka dijual seharga Rp 150 ribu perpoket, sementara dari penjualan ganja tersangka mengaku mendapat upah Rp 25 ribu per poket.


"Sudah tiga bulan, jualan sekaligus makai. (Double L) titipan. Kulak 1,1 juta, ganja 2,5 juta" kata Sobirin.




Penulis: Nur Ika Anisa
www.tribunnews.com
Anak Dibawah Umur Dimanfaatkan Edarkan Narkoba di Kawasan Kos-kosan Surabaya dengan Upah Rp 25 Ribu Anak Dibawah Umur Dimanfaatkan Edarkan Narkoba di Kawasan Kos-kosan Surabaya dengan Upah Rp 25 Ribu Reviewed by Editor Basis Media Nasional on October 02, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.